PENERAPAN PANCASILA DI DALAM LAZISMU KABUPATEN NGANJUK

PENERAPAN PANCASILA DI DALAM LAZISMU KABUPATEN NGANJUK

Pancasila merupakan dasar negara kita tercinta. Adanya dasar negara membuat kita menjadi lebih tertata dan sebagai identitas dalam penerapan kehidupan. Bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2024, sebagai Lembaga Amil Zakat yang berskala nasional tentunya sesuai dengan Pancasila.

Ketuhanan Yang Maha Esa, sesuai dengan sila pertama yakni saat kita menolong sesama manusia kita harus saling toleransi, seperti saat ada acara Bakti Sosial, atau musyafir dan lain sebagainya. Karena kita berasas mensejahterakan rakyat.

Sila kedua yakni Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Sesuai dengan sila tersebut, dalam kegiatan kemanusiaan dan juga bencana alam kita selalu membantu mereka dengan mengadakan penggalangan dana. Semua yang dilakukan dalam aktivitas atau kegiatan harus adil dalam hak dan kewajiban. Dan sesuai dengan tugas masing-masing.

Sila Ketiga yakni Persatuan Indonesia. Makna tersebut dalam kehidupan Lazismu Kabupaten Nganjuk adalah persatuan dan kesatuan. Rasa bersatu harus ada untuk memaksimalkan kebaikan seperti kita melakukan kerjasama dengan pihak yang bersangkutan tanpa memandang apapun itu harus bersatu.

Sila keempat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Makna tersebut yakni apapun yang terlaksana harus dimusyawarahkan dahulu agar mencapai kata mufakat. Tidak menentukan keputusan sendiri karena sebuah musyawarah akan menjadikan kata terbanyak dari ide yang tercipta. Dan tentunya dengan pemikiran yang masuk akal.

Sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.  Adil yakni tidak berat sebelah artinya semua harus sama. Jika dalam timbangan berarti seimbang. Begitupun dalam penerima manfaat juga harus adil serta dalam melaksanakan apapun sesuai dengan yang semestinya. (ameliaw)