Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu,sebagaimana ibadah sholat,Puasa,dan Haji. Zakat kita tunaikan dengan menyisihkan sebagian harta kita.Zakat harta dan zakat penghasilan ada perhitunganya, ada haul, Nishab,dan nisbah.

Menunaikan zakat haruslah lebih diutamakan karena zakat itu wajib dan merupakan salah satu rukun islam.Allah memberikan ancaman yang keras bagi orang yang mampu bahkan kaya raya tapi enggan menunaikan zakat,Berupa azab yang pedih di akhirat kelak.

Ketika kita terjadi bencana alam atau tragedi kemanusiaan kita merasa iba, kasihan, terenyuh, empati dan solider atas suatu penderitaan itu yang kemudian diwujudkan dengan memberikan bantuan atau sumbangan.Tentu itu adalah perubuatan yang sangat mulia yang harus terus kita pupuk. sikap peduli seperti itu harus senantiasa ada pada diri kita.

Demikan pula ketika ada pekerjaan besar misalnya membangun masjid, Panti asuhan, atau proyek-proyek sosial lainya, lalu kita berinfaq dengan pemberian yang terbaik.Tujuanbya untuk berivestasi di akhirat. Itu juga merupakan amal mulia di sisi allah.

Namun demikan, janganlah kita melupakan kewajiban utama yang lebih penting, menunaikan zakat. Berinfaq dan beramal sholeh sangatlah penting, tapi berzakat justru lebih penting.

Ibarat orang melakukan sholat, kita memperbanyak sholat sunnah, namun kita justru lupa melaksanakan sholat wajib. Sunnahnya dikerjan tapi wajibnya, ditinggalkan. Janganlah demikian ,karena sesungguhnya yang wajib itu yang semestinya didahulukan,l alu kemudian memperbanyak sunnahnya.

Sungguh hidup kita terasa lengkap ,komplit dan paripurna manakala kita mampu melaksanakan kewajioban itu dengan sebaik-baiknya. Kita pun merasa tenang dan tidak ada beban. Ketentraman seperti iryulah yang harus kita raih. Mari kita berzakat dan memperbayak infaq.

Semoga Allah SWT selalu meridhoi. Aamiin.