Pintu rezeki akan semakin terbuka dengan sedekah. Nikmat melihat, nikmat mendengar, nikmat bergerak, nikmat menjadi insan yang bermanfaat.  Nikmat bahagia, nikmat tertawa, nikmat bercengkrama, nikmatnya saat bersama-sama dengan sahabat & keluarga.

Alhamdulillah atas semua nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya.

Membuka Pintu Rezeki Dengan Sedekah

Ingatkah Sahabat? Kita bisa mulai mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita dengan bersedekah. Karena dari sebagian harta kita inilah, kita bisa berbagi nikmat dengan sesama.

Syukur secara bahasa,

الثناء على المحسِن بما أَوْلاكَهُ من المعروف

“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut” (Lihat Ash Shahhah Fil Lughah karya Al Jauhari). Atau dalam bahasa Indonesia, bersyukur artinya berterima kasih.

Sedangkan istilah syukur dalam agama, adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh Ibnul Qayyim:

الشكر ظهور أثر نعمة الله على لسان عبده: ثناء واعترافا، وعلى قلبه شهودا ومحبة، وعلى جوارحه انقيادا وطاعة

“Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Madarijus Salikin, 2/244).

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Allah Ta’ala. Semisal Qarun dikisahkan dalam Qur’an yang berkata,

إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي

“Sungguh harta dan kenikmatan yang aku miliki itu aku dapatkan dari ilmu yang aku miliki” (QS. Al-Qashash: 78).

Allahumma a’inni ‘ala dzukrika wa syukrika wa huni ‘ibadatika

“Ya Allah aku memohon pertolonganmu agar Engkau menjadikan aku hamba yang senantiasa berdzikir, bersyukur dan beribadah kepadamu dengan baik”n baik”