Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung meriah di halaman Masjid Ad-Dhohiri, Dusun Ketangi, Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, pada Sabtu–Ahad, 5–6 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi penerus untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan kemampuan, serta membangun integritas dan karakter sejak usia dini. Selain memeriahkan momentum kemerdekaan dan Maulid Nabi, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Mengusung tema “Menggali dan Membangun Karakter Anak melalui Ajang Kontestasi Lomba sebagai Bentuk Menghargai dan Mempertahankan Nilai-Nilai Kemerdekaan yang Dilandasi dengan Keimanan dan Ketaqwaan”, rangkaian kegiatan menghadirkan berbagai perlombaan yang memadukan unsur kreativitas, seni, pendidikan, dan keagamaan. Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain mewarnai, seni menggambar, puisi religi, pidato religi, murattal Al-Qur’an, adzan, dan iqomah. Para peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap perlombaan dengan kemampuan dan kreativitas masing-masing.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memberikan pengalaman positif kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan keberanian tampil di depan umum. Melalui kegiatan bernuansa kebangsaan dan keagamaan ini, peserta diajak untuk mengenal sekaligus mengamalkan nilai-nilai kemerdekaan yang selaras dengan keimanan dan ketakwaan.
Penyelenggaraan kegiatan diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat, khususnya dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Semangat kemerdekaan dipadukan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi landasan dalam membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama. Dengan terselenggaranya Semarak HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai wadah pembinaan generasi muda, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur perjuangan dan keagamaan di tengah masyarakat.
