Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Lazismu Kabupaten Nganjuk kembali melaksanakan pentasharufan dana melalui program Peduli Musyafir kepada seorang musafir yang mengalami musibah kehilangan barang dalam perjalanan. Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 13.00 WIB kepada Bapak Hari Agustiono, yang mengalami kehilangan barang saat melakukan perjalanan. Akibat musibah tersebut, beliau mengalami kesulitan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halaman.
Melihat kondisi yang dihadapi oleh musafir tersebut, Lazismu Kabupaten Nganjuk segera memberikan bantuan berupa ongkos transportasi agar beliau dapat melanjutkan perjalanan dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebagai titik keberangkatan menuju daerah asalnya. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Lazismu dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan di tengah perjalanan.
Program Peduli Musyafir merupakan salah satu program kemanusiaan Lazismu yang ditujukan untuk membantu para musafir yang mengalami kondisi darurat, seperti kehabisan bekal, kehilangan barang, atau mengalami kendala lain yang menghambat perjalanan. Melalui program ini, Lazismu berupaya menghadirkan solusi cepat sehingga para musafir dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman.
Lazismu Kabupaten Nganjuk berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban yang dialami Bapak Hari Agustiono serta menjadi penyemangat bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap membantu sesama. Kepedulian ini juga merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan para dermawan yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Lazismu untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
