Pak Slamet pralansia berusia 51 tahun yang hidup sebatang kara karena istrinya telah meninggal. Beliau berdomisili di Dusun Ketangi, RT 01 RW 10, Desa Kampung Baru, Kecamatan Tanjunganom. Pria paruh baya tersebut mempunyai seorang putri, akan tetapi putrinya ikut nenek yang merupakan ibu mertua. Saat ini kondisi Pak Slamet yakni sakit syaraf. Penyebabnya karena usai jatuh dari truk. Hal tersebut membuat warga iba, salah satu warga memberikan tumpangan hidup di rumah. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari beliau dapat bantuan BLT dari desa sebesar Rp. 300.000,- per bulan serta dapat bantuan dari warga sekitar. Yang merawat beliau adalah tetangga terdekat.
Rabu, 17 September 2025 tepat pada 09.30 WIB Lazismu Kabupaten Nganjuk Bersama Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Nganjuk bersilaturahmi sekaligus mentasharufkan bantuan untuk kehidupan sehari-hari karena hari kami tergerak untuk meringankan beban penderita sakit syaraf yang tak lain adalah Pak Slamet. Bantuan ini juga tak lepas dari peranan donatur serta juga koordinasi sehingga berjalan dengan maksimal. Saar kami ke sana, kami tak tega dengan kondisi beliau yang berbaring lemah di ranjang dengan wajahnya yang mulai menua dan juga yang terpenting keinginannya adalah sembuh. Ada rasa Bahagia di wajah Pak Slamet saat kami datang mengunjungi beliau. Kegiatan ini selesai pada jam 11.00 WIB. Terima kasih kepada donatur dan semua yang telah membantu dengan rasa senang hati.
Pak Slamet pralansia berusia 51 tahun yang hidup sebatang kara karena istrinya telah meninggal. Beliau berdomisili di Dusun Ketangi, RT 01 RW 10, Desa Kampung Baru, Kecamatan Tanjunganom. Pria paruh baya tersebut mempunyai seorang putri, akan tetapi putrinya ikut nenek yang merupakan ibu mertua. Saat ini kondisi Pak Slamet yakni sakit syaraf. Penyebabnya karena usai jatuh dari truk. Hal tersebut membuat warga iba, salah satu warga memberikan tumpangan hidup di rumah. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari beliau dapat bantuan BLT dari desa sebesar Rp. 300.000,- per bulan serta dapat bantuan dari warga sekitar. Yang merawat beliau adalah tetangga terdekat. Rabu, 17 September 2025 tepat pada 09.30 WIB Lazismu Kabupaten Nganjuk Bersama Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Nganjuk bersilaturahmi sekaligus mentasharufkan bantuan untuk kehidupan sehari-hari karena hari kami tergerak untuk meringankan beban penderita sakit syaraf yang tak lain adalah Pak Slamet. Bantuan ini juga tak lepas dari peranan donatur serta juga koordinasi sehingga berjalan dengan maksimal. Saar kami ke sana, kami tak tega dengan kondisi beliau yang berbaring lemah di ranjang dengan wajahnya yang mulai menua dan juga yang terpenting keinginannya adalah sembuh. Ada rasa Bahagia di wajah Pak Slamet saat kami datang mengunjungi beliau. Kegiatan ini selesai pada jam 11.00 WIB. Terima kasih kepada donatur dan semua yang telah membantu dengan rasa senang hati.
