PRAKTEK PENGELOLAAN ZISWAF SEBAGAI IMPLEMENTASI PESERTA DARI IAIN KEDIRI TAHUN 2024

PRAKTEK PENGELOLAAN ZISWAF SEBAGAI IMPLEMENTASI PESERTA DARI IAIN KEDIRI TAHUN 2024

Terdapat dua macam dalam sebuah keberhasilan yakni dengan teori dan praktek, tanpa keduanya semuanya tidak maksimal. Seperti yang dijalankan oleh Program Studi Ekonomi Syari’ah dan Manajemen Bisnis Syari’ah semester 6. Senin, 15 Januari 2024, perdana dilaksanakan pembukaan PPZ (Praktek Pengelolaan ZISWAF). ZISWAF merupakan kepanjangan dari Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf. Pemilihan Lazismu Kabupaten Nganjuk merupakan tempat yang tepat. Selama 6 pekan hingga 24 Februari 2024, mereka mempelajari, menerapkan ilmu yang didapatkan di Lazismu Kabupaten Nganjuk melalui program unggulan dan program khusus. Terlebih semakin meriah dengan adanya sinergi antara peserta dan juga yang terkait di dalam Lazismu Kabupaten Nganjuk dengan menyatukan ide, akan memaksimalkan hasil akhir.

Ruangan yang mendominasi warna krem dengan atribut Muhammadiyah dan juga negara Indonesia menambah nuansa khidmat dan juga jiwa patriotisme. Jam 09.20 WIB, acara tersebut dimulai yang diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya.

Sambutan yang disampaikan oleh beberapa tokoh Muhammadiyah dan juga Dosen Pembimbing Lapangan IAIN Kediri menambah semangat api yang membara, menjadikan sebuah inspirasi yang diterapkan ke dalam kehidupan.

“Terima kasih atas kesempatan dari Lazismu Kabupaten Nganjuk kepada kami, IAIN Kediri. Islam dalam memberdayakan ekonomi umat terlebih instrument ekonomi yakni ZIS sebagai lembaga uang yang dinamis dan mantap. Mari kita tetap mensinkronkan kegiatan yang real, menjadi satu sinergi satu jalinan yang bagus ke depannya sebagai semangat dari kami,” ucap Dr. Ashfa Fikriyah, M.HI.

Sambutan yang menggugah hati juga datang dari Mijan, S.H.  “PPZ 2024 sebagai mempraktekkan kegiatan. Sangat bahagia mendapatkan kepercayaan dari PPZ. Lembaga ini telah teraudit WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama 3 tahun. Lazismu Kabupaten Nganjuk di tingkat jasa timur papan middle atau tengah-tengah,” tukas Ketua Lazismu Kabupaten Nganjuk tersebut.

Beliau juga menyampaikan terkait program unggulan salah tiganya yakni Ambulan, Bina Sejahtera Jompo yang sekarang berubah Sayangi Lansia dan juga lingkungan.

Terakhir sambutan serta inspirasi yang tak kalah menarik dari Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk yang mewakili Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk.

“Kita tidak perlu memilah dalam berilmu. Merealisasikan ilmu bisa dari  siapa saja asal baik. Meringankan beban bersama dari apa yang kita buat lebihdari kegiatan yang berbentuk sosial. Bagaimana dulu Muhammadiyah berdiri juga tak terlepas dari pengelolaan ZIS. Yang berat adalah praktek fundraising,” tukas Mohamad Maji, S.Pd.

PRAKTEK PENGELOLAAN ZISWAF SEBAGAI IMPLEMENTASI PESERTA DARI IAIN KEDIRI TAHUN 2024

Semakin meriah dengan adanya penyerahan peserta PPZ 2024 IAIN Kediri kepada Lazismu Kabupaten Nganjuk. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Sebaguna Gedung Dakwah Muhammadiyah 2 Nganjuk ini usai hingga 11.00 WIB. Terima kasih yang telah memilih Lazismu Kabupaten Nganjuk untuk PPZ 2024 IAIN Kediri. Mari berbagi kebaikan kepada sesama. (ameliaw)