LAZISMU KABUPATEN NGANJUK BERIKAN PAKET SEMBAKO KEPADA GURU DALAM PENGAJIAN AHAD PAGI FAJAR MUBAROKH

LAZISMU KABUPATEN NGANJUK BERIKAN PAKET SEMBAKO KEPADA GURU DALAM PENGAJIAN AHAD PAGI FAJAR MUBAROKH

Ahad, 11 September 2022 M / 14 Shafar 1444 H, Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk menggelar pengajian ahad pagi ‘Fajar Mubarokh’ yang rutin dilaksanakan setiap ahad kedua setiap bulan di SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk. Pengajian dengan tema Jihad Ekonomi Berbasis Jama’ah oleh Ustadz Deni Asy’ari, MA selaku Dirut Suara Muhammadiyah / PT SCM pada jam 06.00 WIB. dI dalam kajiannya beliau menyampaikan bahwa di dalam melaksanakan jihad Muhammadiyah dalam bidang ekonomi harus memiliki ide-ide yang banyak dan harus bersaing secara sehat dan memiliki manfaat untuk konsumen dan masyarakat. Persaingan tersebut tidaklah dengan cara saling menjatuhkan, tetapi harus saling berkolaborasi, kerjasama. Kaum muslimin di Indonesia lebih banyak sebagai konsumen daripada produsen produk. Muslim harus menciptakan inovasi (menciptakan produk, mengembangkan) produk. Masih dalam menjelang Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, topik tersebut menjadi topik yang sangat menarik karena untuk menciptakan kreatifitas dan juga etika berMuhammadiyah dalam kita meningkatkan aktifitas perekonomian. Pengajian yang berlangsung sembilan puluh menit tersebut telah membuat kita kagum terhadap motivasi yang pembicara berikan, kita harus lebih bersemangat dalam mengembangkan aktifitas perekonomian agar kita menjadi produsen bukan sebagai konsumen karena kebanyakan produsen dari Indonesia adalah orang Yahudi. Di dalam pengajian tersebut juga disemarakkan oleh bazar yang menjual produk, buku, merchandise karya dari Muhammadiyah yang khas.

LAZISMU Kabupaten Nganjuk sebagai lembaga zakat, infaq dan shodaqoh yang bertugas mencari, menghimpun dan menyalurkan dana telah memberikan secara simbolis kepada 10 orang guru usai pengajian tersebut. Para mustahiq tersebut yakni guru yang gajinya tidak seberapa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Bantuan tersebut bekerjasama dengan donatur dan juga Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Nganjuk dalam program Peduli Guru sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan guru.

Terima kasih kepada orang-orang baik sehingga terlaksananya kegiatan ini dengan lancar. Berikan untuk sesama, dengan begitu kita akan merasa bahagia.